Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melakukan kunjungan kerja selama dua hari ke Timor Leste, setelah sebelumnya mengunjungi Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat. Presiden SBY tiba di bandara Nicolau Lobato Senin (25/8) pukul 11.30 waktu setempat. Kedatangan Presiden SBY dan Ibu Ani Yudhoyono disambut oleh Menteri Luar Negeri dan Kerjasama Timor Leste, Josse Luiz Gutterez , Menteri Negara dan Administrasi Timor Leste, George da Conceicao Teme dan Duta Besar Timor Leste untuk RI, Manuel Serrano. Presiden SBY disambut dengan pengalungan kain tais oleh siswa dari Timor Leste sementara Ibu Negara Ani Yudhoyono menerima persembahan bouquet bunga mawar merah putih dari siswi Timor Leste yang mengenakan pakaian daerah. Pengalungan kain kepada tamu negara merupakan adat Timor Leste dalam menyambut tamu. Selain itu juga disajikan tarian sambutan “Babadok Asli” yang merupakan tarian daerah Timor Leste. Tarian dipersembahkan oleh kelompok tari Santo Antonia, tari ini diiringi oleh musik lokal berupa tabuhan yang disebut “Babadok”. Pada kunjungan kerja kali ini Presiden SBY akan mengadakan pembicaraan bilateral dengan Presiden Timor Leste, Taur Matan Ruak. Selain itu juga dijadwalkan pertemuan antara Presiden SBY dengan PM Timor Leste, Kay Rala Xanana Gusmao. Dalam pertemuan bilateral tersebut, akan dibahas kerja sama di bidang ekonomi, pendidikan, konektivitas, dan people-to-people contact. Selain itu, juga akan dibahas isu-isu regional dan global yang menjadi perhatian bersama Indonesia dan Timor Leste, Penandatanganan Nota Kesepahaman di Bidang Perikanan dan Kelautan, Pendidikan dan Kebudayaan, Teknologi Informasi, serta Development on Regional Integrated Economic Approach (DRIEA). Presiden SBY juga dijadwalkan meletakkan batu pertama pendirian Gedung Pusat Budaya Indonesia di Dili.
Pada kesempatan tersebut Presiden SBY dan Ibu Negara Ani Yudhoyono beserta rombongan juga melakukan ziarah di Pemakaman Taman Makam Pahlawan (TMP) Seroja, Dili, Timor Leste. Selaku pemimpin upacara ziarah, Presiden SBY memimpin doa bagi arwah para pahlawan RI yang gugur di medan tempur dan dimakamkan di Seroja. Mereka adalah para prajurit TNI yang dahulu bertugas di Timor Timur, termasuk diantaranya dari batalyon 330 yang dulu dipimpin oleh Presiden SBY. Setelah sejenak mengheningkan cipta, Presiden SBY meletakkan karangan bunga, serta melakukan tabur bunga pada sebelas makam yang ada di lokasi tersebut. Ini merupakan kunjungan Presiden SBY yang ke tiga kali nya ke Timor Leste, sebelumnya Presiden SBY pernah berkunjung ke Timor Leste pada tahun 2005 dan tahun 2012. Seperti halnya kunjungan pada tahun-tahun sebelumnya, kunjungan kali ini juga diharapkan dapat semakin memperkuat hubungan persahabatan dan kerjasama bilateral antara Indonesia dengan Timor Leste. Turut mendampingi Presiden SBY, Menkopolhukam Djoko Suyanto, Menlu Marty Natalegawa, Kabin Marciano Norman, Menko Perekonomian Chairul Tanjung, Mensesneg Sudi Silalahi, Mendikbud Mohammad Nuh, Menteri PU Djoko Kirmanto dan Menhan Purnomo Yusgiantoro.
foto : Presiden SBY dan Ibu Ani Yudhoyono disambut tarian adat “Babadok Asli” di Dili, Timor Leste, Senin (25/8). Presiden SBY akan mengadakan pembicaraan bilateral dengan Presiden Timor Leste, Taur Matan Ruak, selain itu juga dijadwalkan pertemuan antara Presiden SBY dengan PM Timor Leste, Kay Rala Xanana Gusmao. Presiden SBY juga berziarah ke Taman Makam Pahlawan Seroja, tempat prajurit TNI yang gugur di makamkan.
-
▼
2014
(292)
-
▼
Agustus
(10)
- Bara JP Jatim Bahas Tasyakuran yang akan diadakan ...
- Presiden SBY Menerima Sekjen OKI & Dirjen UNESCO d...
- Presiden SBY Menyambut Kedatangan Sekjen PBB Ban ...
- Penandatanganan Code Of Conduct Antara Pemerintah ...
- Pertemuan Bilateral Presiden RI SBY dengan Preside...
- Kunjungan Kerja Presiden SBY ke Timor Leste
- Amien Rais Dikejar Janji Jalan Kaki Yogya-Jakarta PP
- Relawan Jokowi-JK Dangdutan di Halal Bihalal Parta...
- Menunggu Putusan MK, Relawan Jokowi-JK Jatim Akan ...
- Duga Ada Mafia Ekonomi di Tim Transisi, Relawan Jo...
-
▼
Agustus
(10)
Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi Globalaceh.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.