Timah berupa balok (ingot) yang sudah siap ekspor. (Repro Tempo)
Permen ini membuat penambang/eksportir besar yang menjual timah batangan, menanggung beban yang lebih kecil, tidak dikenakan PPN
JAKARTA - Mafia timah melempar ''telor busuk'' ke Jokowi, yaitu melalui Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 44 Tahun 2014. Meski diterbitkan tanggal 24 Juli 2014, Permen ini baru berlaku mulai 1 November 2014, jadi melempar masalah untuk pemerintahan baru Jokowi.
"Ini kerja mafia, tiba-tiba Kementerian Perdagangan (Kemendag) bikin aturan, padahal kementerian teknis tidak dilibatkan, yaitu Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)," ujar Direktur Forum Masyarakat Anti-Korupsi Nusantara (Formantara), Syafti Hidayat, di Jakarta Rabu (17/9).
Syafti mengatakan, Permen ini jelas bermasalah dan berniat buruk. "Jika Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi memang berniat baik, maka seharusnya Permen langsung berlaku sejak ditetapkan. Tetapi kenapa baru berlaku di masa pemerintahan baru?" kata Syafti Hidayat dengan nada tanya.
Permen ini membuat penambang/eksportir besar yang menjual timah batangan, menanggung beban yang lebih kecil, tidak dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 10%, hanya membayar royalti 3%. Sementara penambang/eksportir kecil dikenai syarat tambahan, yaitu berupa Ijin Eksportir Terdaftar Timah Industri (IETTI), dan PPN 10%.
Anehnya lagi, dalam Permendag 44, untuk memperoleh IETTI, tidak ada syarat clear and clean (CC), yaitu kejelasan asal-usul bahan baku. "Ini mengherankan, sebab untuk pengolahan/industri hasil tambang seperti zirconium (kode kimia Zr), mensyaratkan dukungan bahan baku dari perusahaan yang memperoleh sertifikat CC.
"Tidak mensyaratkan CC, artinya pemerintah tidak mau tahu dari mana asal timah, entah dari penambangan liar atau hasil curian, pokoknya bayar PPN 10%. Ini bisa ditafsirkan, hasil penambangan liar 'dicuci' dengan PPN 10%. Ini gila. Apakah ini termasuk money laundering? Biar pakar yang bicara," tutur Syafti.
Syafti meminta Menteri Perdagangan segera membatalkan Permen ini. Jika memang diperlukan, cukuplah memberi catatan kepada pemerintahan baru, tetapi jangan melempar "telor busuk" ke Jokowi. Permen ini juga masuk ke 'wilayah' Kementerian Perindustrian, maka sebaiknya segera dibatalkan. (sm)
-
▼
2014
(292)
-
▼
September
(65)
- KPK Jemput Paksa Boss Sentul City Cahyadi Kumala Kwee
- Peneliti ICW: Pilkada Melalui DPRD Picu Peningkata...
- KPK: Tunda Pelantikan Anggota DPR Tersangka Korupsi!
- Jamsari Kembali Ketuai DPW LDII Sumbar
- DPW LDII Sumbar Gelar Muswil VI di Rocky Hotel Padang
- GUBERNUR SUMBAR TERIMA PENGHARGAAN ANUGERAH AKSARA...
- Kecamatan Lubeg Peserta Terbaik Festival Siti Nurb...
- Puluhan Ribu Pesepeda Ramaikan Fun Bike HUT TNI Ke...
- Wagub Sumbar Lepas Puluhan Ribu Peserta Fun Bike H...
- Bara JP Hadang SBY di Bandara Halim Menjadi Subuh ...
- Padang Timur Pemuncak Lomba Tari Pasambahan di FSN IV
- Festival Siti Nurbaya IV Ditutup, Dominasi Lubeg T...
- Jokowi Diharapkan Bisa Jadi Irup Harwanas di Surabaya
- Tajuk Baranews.Co: Penghinaan Memalukan di Akhir J...
- Bara JP akan Hadang SBY di Halim, Beri Penghargaan...
- Legislatif Sorot Kebijakan Walikota Solok Naikkan ...
- Lebaran 2015, Jalan Lingkar Duku - Sicincin Bisa D...
- PPIP Berhasil Hubungkan Jalan Tanjung Alai - Padan...
- Kejagung Periksa Wakil Ketua & Aspidum Kejati Sulsel
- Gubri & Pengusaha "GM" Tersangka, Isteri Annas Maa...
- Gubernur Sumbar Sambut Baik Kepala Daerah Dipilih DPR
- KPK Periksa Anggito Abimanyu Terkait Korupsi Haji
- Presiden SBY Berpidato Dalam Konfrensi Redd+ di Ma...
- Gubernur Babel Yakin Pemilu Akan Tetap Secara Lang...
- Bara JP Jatim Kecewa Disahkannya RUU Pilkada
- PDIP: SBY itu dipilih langsung rakyat, ternyata in...
- Sembilan Terjaring OTT KPK, Satu Diantaranya Guber...
- Bara JP Seluruh Indonesia Kirim Utusan Protes Pilk...
- Presiden SBY Menghadiri GGGI Leader's Gathering di...
- Pertemuan Bilateral Presiden SBY Dengan Perdana Me...
- Syukuran atas Kemenangan Jokowi-JK, Bara JP Papua ...
- Syukuran atas Kemenangan Jokowi-JK, Bara JP Papua ...
- Jokowi-JK jadi Presiden, Bara JP Papua gelar syukuran
- KTPI Sumbar Gelar Kejuaraan Tinju "Ampro" Perebuta...
- Relawan Bara JP Gantikan Amien Rais Jalan Kaki Yog...
- Bara JP Jatim Hadiri Monolog "Insiden Bendera" Di ...
- Presiden SBY Tiba di Lisabon Portugal
- Lewat Monolog "Insiden Bendera" di Hotel Majapahit...
- Pesawat Jatuh, Seorang Siswa Penerbang Meninggal D...
- Presiden SBY Melaksanakan Kunjungan Kerja ke Portu...
- Mafia Timah Lempar ''Telor Busuk'' ke Jokowi
- Kawanan Pencuri Ratusan TKP Diringkus, Satu Ditembak
- Meriahkan Tahun Baru Islam, Pemko Payakumbuh Gelar...
- Merokok di Ruang Kerja, Pejabat Payakumbuh Disanks...
- Wagub Muslim Launching Pramuka sebagai Ekstrakurik...
- Deteksi Potensi Perpecahan Sejak Dini, Kota Padang...
- Polisi Janji Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi 2 Angg...
- Gubernur Sumbar Terima Penghargaan Bidang Akuntans...
- Sumbar Raih Piala WTN Wiratama 2014
- Wagub Muslim Kasim Dianugerahi Tanda Kehormatan Wr...
- Jokowi Diberi Penjelasan Kegagalan Otsus oleh Toko...
- Enam Kepala Daerah Tandatangani MoU Pembangunan Be...
- KETAPANG-Akhir-akhir ini media massa ditanah air d...
- Mercedes batal, Jokowi pertimbangkan Esemka jadi m...
- Icon Ternak Indonesia Disnak Jatim Kunker ke Pulau...
- Mengenal Lebih Dekat Calon Menteri Asal Papua
- Pandu Budi Rahardjono Pencetus Beritalima.com Domi...
- Jokowi dan Masyarakat Papua Bertemu Bahas Evaluasi...
- Presiden SBY Meresmikan Pusat Kesehatan Ibu & Anak...
- Presiden SBY Menerima Delegasi Global Green Growth...
- Roy Suryo : Sekarang Antara Hukum dan Politik Kad...
- Presiden SBY Menyaksikan Penandatanganan Kerjasama...
- Kader Bara JP Jatim Dijadikan Icon Iklan KB & Kelu...
- Presiden SBY Menerima Kunjungan Mantan PM Jepang Y...
- Lintas Relawan Jokowi-JK Hadiri Tasyakuran Bara JP...
-
▼
September
(65)
Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi Globalaceh.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.