BaraJatim.com Tentang Kami Contact Us Info Iklan Privacy Policy
Barisan Relawan Jalan Perubahan (BARA JP) Provinsi Jawa Timur Mengucapkan Selamat dan Sukses Atas Terselenggaranya MUSDA & Pengukuhan BaraJP Jatim di RM. Mahameru Jl. Diponegoro 152 Surabaya 24 Agustus 2016, Bara JP Jatim Mengucapkan Selamat HUT RI Yang ke 71 Th Indonesia Merdeka
Home » » Sapma PP Kota PadangTuntut Legislatif Aplikasikan Tri Sakti Pancasila

Sapma PP Kota PadangTuntut Legislatif Aplikasikan Tri Sakti Pancasila

Written By Unknown on Rabu, 01 Oktober 2014 | 20.48

PADANG -- Berbarengan dengan prosesi pelantikan pimpinan definitif DPRD Kota Padang Periode 2014 - 2019, Rabu (1/10/2014) siang, sekelompok pemuda berseragam loreng yang tergabung dalam Satuan Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Sapma PP) Kota Padang menggelar aksi simpatik dalam rangka memaknai Hari Kesaktian Pancasila di depan "gedung bundar" kantor DPRD Kota Padang, Jalan Raya Sawahan - Padang.   
Selain menggelar aksi simpatik berupa pembacaan naskah Pancasila, pembagian leaflet berisi artikel bertajuk "Memaknai Kembali Pancasila Sebagai Titik Nadir Kebangkitan Bangsa Indonesia" serta hearing dengan Sekretaris DPRD Kota Padang Ali Basar, Sapma PP Kota Padang juga menuntut para anggota legislatif yang notabene adalah penyelenggara pemerintahan untuk mengaplikasikan prinsip Tri Sakti Pancasila. Pertama, sakti dalam bidang pendidikan, berbudaya dan berkepribadian. Kedua, sakti dalam bidang ekonomi dan sakti dalam berdaulat dan menjaga keutuhan wilayah NKRI. 

Fadhil selaku kordinator aksi secara lantang menjabarkan, sakti dalam bidang pendidikan, berbudaya dan berkepribadian artinya pendidikan yang merupakan program pemerintah seharusnya berdasarkan kepada nilai-nilai Pancasila yang lahir dari khasanah budaya bangsa Indonesia. Kepribadian bangsa indonesia yang luhur akan melahirkan para penerus yang mempunyai kebanggaan, semangat pembangunan dan jiwa nasionalisme, serta memiliki harga diri atau martabat ayng tinggi sebagai bangsa Indonesia.

Sakti dalam bidang ekonomi yaitu berdiri di atas kaki sendiri (berdikari). Bangsa indonesia harus lepas dari ketergantungan kepada negara lain dalam bidang ekonomi. Nilai Pancasila mengandung ajaran kemandirian, kekeluargaan, dan koperasi sebagai konsep dasar perekonomian nasional. Dengan konsep tersebut diharapkan tidak ada eksploitasi sumber daya alam, penumpukan kekayaan pada segolongn orang dan kesenjangan sosial. Sebab sesuai dengan amanat UUD 1945 pasal 33 bahwa kekayaan alam sebagai Indonesia digunakan sepenuhnya untuk kemakmuran dan kesejahteraan Indonesia.

Sakti dalam berdaulat dan menjaga keutuhan wilayah NKRI berarti seluruh rakyat Indonesia harus berjuang bersama-sama mempertahankan kedaulatan dari rongrongan negara lain. Sebab, kedaulatan wilayah Indonesia merupakan kekayaan sumber daya alam sekaligus simbol harga diri serbagai bangsa yang besar. 

Fadhil lebih lanjut menjelaskan, serangkaian aksi bersama rekan-rekannya yang tergabung di Sapma PP Kota Padang murni sebagai upaya memaknai peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang terlupakan oleh banyak orang. "Kami ingin mengingatkan kembali yang terlupa, menjemput yang tertinggal serta mengemas kembali nilai-nilai yang tercecer dari Pancasila. Kami melakukan aksi ini karena moment inilah moment vital dalam membangkitkan semangat nasionalime yang hampir terkikis di dalam kehidupan bernegara. Kami tidak hanya mengenal Pancasila sebagi groundnorm negara ini, tetapi kami telah mencintai Pancasila dalam diri kami!," papar Fadhil, disambut yel-yel "Pancasila, Abadi!" dari rekan-rekannya. 

"Tepat pada tanggal 1 Oktober, hari ini, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila! Ini adalah tanggal bersejarah, dimana ideologi Pancasila gagal dirongrong oleh paham komunis. Pada tanggal ini beberapa orang jenderal pada masa genting pemerintahan orde lama telah menjadi korban kebiadaban PKI. Pancasila adalah adagium sakti bagi bangsa ini. Kesaktian Pancasila seharusnya kita jadikan sebagai referensi dan wahana pergerakan dalam melaksanakan nilai-nilai Pancasila secara murni dan konsekuen, dengan semangat kepemudaan serta dengan tujuan tercapainya cita-cita mulia bangsa ini. Dewasa ini bangsa kita sedang berusaha keluar dari krisis multi dimensi dan efek negatif perkembangan globalisasi yang tak mampu terbendung lagi oleh masyarakat Indonesia. Untuk itu, moment ini haruslah kita maknai secara kontekstual, sehingga faedah dan output positif-nya dapat dirasakan demi perkembangan bangsa Indonesia ke depannya," beber Fadhil dalam orasinya. 

Aksi simpatik Fadhil dan rekan-rekan Sapma PP Kota Padang-nya cukup mengundang perhatian khalayak karena digelar pada saat berlangsungnya pelantikan pimpinan definitif DPRD Kota Padang. Anggota masyarakat yang kebetulan melintas di depan kantor DPRD Kota Padang juga meluangkan waktu untuk menyaksikan aksi Fadhil dan rekan-rekannya. 

(ede)
Share :
Related Article

Isi Komentar Anda

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi Globalaceh.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

 

Berita FotoIndeks

Jawa TimurIndeks

Lintas DaerahIndeks