BaraJatim.com Tentang Kami Contact Us Info Iklan Privacy Policy
Barisan Relawan Jalan Perubahan (BARA JP) Provinsi Jawa Timur Mengucapkan Selamat dan Sukses Atas Terselenggaranya MUSDA & Pengukuhan BaraJP Jatim di RM. Mahameru Jl. Diponegoro 152 Surabaya 24 Agustus 2016, Bara JP Jatim Mengucapkan Selamat HUT RI Yang ke 71 Th Indonesia Merdeka
Home » » Gus Ipul Maknai Isra Mi’raj Sebagai Wujud Kebesaran Allah SWT

Gus Ipul Maknai Isra Mi’raj Sebagai Wujud Kebesaran Allah SWT

Written By nasional on Senin, 01 Mei 2017 | 08.48

SURABAYA,   Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1438 H harus dimaknai mendalam oleh suluruh ummat muslim diseluruh dunia. Isra miraj menjadi bukti kebesaran Allah SWT kepada ummatnya yang beriman dan bertaqwa. 

Demikian Wakil Gubernur Jawa Timur Drs. H. Saifullah Yusuf saat memberikan sambutan pada acara Isra Miraj di Jl. Surtikanti, Sidotopo Surabaya, Minggu (30/4) malam. 
Ia mengatakan, dalam Al Quran dikisahkan bahwa Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan dari Masjidil Haram dari Mekah menuju Masjidil Aqsha di Palestina, lalu naik ke Sidratul Muntaha di langit ketujuh, dan kembali lagi ke Mekah. "Semua itu adalah Atas kuas Allah SWT, bisa terjadi dalam tempo satu malam," urainya. 

Menurutnya, wujud kebesaran Allah SWT lainnya juga dapat dilihat manusia dalam kehidupan sehari haru seperti dari adanya waktu siang dan malam. Tak hanya itu, adanya penciptaan langit dan bumi hingga banyak penciptaannya jadi bukti kebesarannya yang harus disyukuri semuanya. Bencana alam yang terjadi di seluruh dunia tidak terlepas dari kehendak Allah SWT. 

Setiap muslim yang beriman dan bertaqwa pastilah akan beribadah dan bertindak dengan benar sesuai dengan syariat untuk mempercayai kebesaran Allah SWT. "Maka melalui isra miraj ini, kita harus memaknai segala kebesaran Allah SWT dan terus melantunkan dan mengirim sholawat kepada Rasulullah SAW," ujarnya. 

Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul juga mengingatkan ummat muslim untuk memperbanyak doa dalam setiap ibadah maupun disetiap aktifitasnya. Doa merupakan inti dari setiap ibadah yang dilakukan. 
"Senjata dari semua hal yang kita lakukan adalah doa. Berdoa menjadi inti dari ibadah. Sama halnya dengan ibadah sholat, jika diperas intinya adalah doa. Untuk itu, kita harus memperbanyak berdoa disetiap langkah yang akan kita lakukan," pungkasnya. (**/rr).




Share :
Related Article

Isi Komentar Anda

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi Globalaceh.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.


 

Berita FotoIndeks

Jawa TimurIndeks

Lintas DaerahIndeks